Libur t'lah tiba! libur t'lah tiba! hatiiii ku gembiiraa........!!
Faktanya, gua nyanyiin lagu ini udah telat selama seminggu lebih 2 hari (hampir). perlu kalian ketahui, waktu libur (yang katanya) panjang ini, berlangsung selama 2 minggu. itu artinya, waktu liburan gua untuk berleha-leha tinggal 6 hari lagi, kurang dari seminggu. soo... cruel.
Kalian pasti mau tau kan, gimana petualangan gue selama liburan ini? ya, ya, emang bukan kegiatan yang produktif sih, tapi seenggaknya cukup menghibur.
Setelah pembagian raport, gue bisa bernafas lega. plong banget rasanya, kayak abis nelen permen mint satu truk gandeng.
Dapat dikatakan, hasil raport gua cukup memuaskan. gue berhasil menyabet peringkat ke-2 di kelas. semua janji gua terbalaskan. orang tua gue juga bisa nyengir dengan ikhlas.
Dan, setelah pembagian raport yang cukup menyenangkan itu (lha iya lah, wong dapet ranking pasti seneng) gue ikut LDK OSIS di smanti. di bagian ini skip aja yah, intinya LDKnya "seru" deh.
Setelah beberapa hari ngendep di rumah sambil ngemilin sarang laba-laba, akhirnya keluarga gue memutuskan untuk cabut ke bandung. oh, yeah! akhirnya gak lumutan lagi..
Tepat 3 hari yang lalu, gue sekeluarga berangkat ke bandung. tujuan: rumah nenek.
Well, disana gua benar-benar memanfaatkan waktu liburan gua. dan Alhamdulillahnya, ortu juga mendukung program rencana liburan gue. tumben..
Rencana pertama, gue, nyokap, bokap, adek plus abah memuaskan diri untuk berbelanja barang murah di gasibu. sebenarnya yang obsessed buat belanja gue sama nyokap. entahlah, mungkin bokap sama abah cuma sekedar pendukung transportasi, alias ojek.
Disana, nyokap gua beli ini-itu. gak baju, gak tas, sampe abangnyapun beliau borong. perlu kalian ketahui, yang namanya ibu-ibu kalau nawar emang gak punya perasaan. sadis bener..
Yap, setelah berdesak-desakan dengan lautan manusia, plus disoroti sinar matahari yang semakin ganas, akhirnya gua putuskan untuk mengakhiri rencana liburan yang pertama ini. adek, bokap, sama abah udah nunggu di parkiran. sebenarnya mereka emang udah stand by disana daritadi. disuruh sama nyokap. sengaja, semacam penggusuran gitu lah.
BESOKNYA, gue kembali bersenang-senang. kali ini gak pake acara menghamburkan duit segala. tapi sekedar menikmati panorama alam aja. kalian tau ciater? yap. tentu saja bukan itu tujuan utama kita.
Pagi menjelang siang, gua+keluarga besar berbondong-bondong meluncur ke tempat wisata, Maribaya namanya. ummm, mungkin sebagian besar kalian belum tahu tempat apa ini. well, sejujurnya gua juga gaktau sampe sekarang.
Disana, gua, bokap, dan sodara lainnya niat banget mau ke curug. alhasil, jalannya nanjaaaak. dengan semangat '45, gua berusaha untuk tetap terlihat ceria. gua gak mau keliatan ngos-ngosan. sambil bersenandung kecil, gua membayangkan seolah gua ini sherina yang sedang tersesat di hutan. lalu bertemu beruk dan memberi makan dia permen coklat #okesip.
Kita menemukan hamparan rumput hijau guys. alhasil, anyaman tikar langsung digelar disitu. seorang bapak tua penjual redberry nampaknya ngintilin gue dan sodara gue. dia menjajakan dagangannya yang mungkin gak laku-laku.
"Ayo dek, stroberi maniiss.. 5000 aja" udah tau redberry/arben. kok malah nyebut stroberi? metik dimana mang?
"ah asem. mahal masa segitu 5000. dua ribuan mang" sahut bokap gue dengan entengnya. dan.. terjadilah transaksi tawar-menawar yang mengakibatkan bapak tua itu kapok nawarin dagangannya ke keluarga gue. bayangkan, dari sekotak arben harganya goceng, menjadi 10ribu dapet empat kotak. beuh..
Di bawah pohon rindang dan ditemani hembusan angin sejuk, serta cipratan air curug yang terbawa angin, gua menikmati sekotak arben merah hasil 'rampasan' keluarga gue. hmm, manis sih. sayangnya setelah diselidiki, arben tersebut direndam air gula. dasar.
Nyatanya, yang bener-bener niat ke curug cuma gue, bokap, abah, adek kecil gue dan sodara gua yang masih kelas 1 SD. lintasan yang dilalui kali ini justru turunan yang sangat curam. meleng dikit, gua yakin encok gak ada obat.
OH INI CURUGNYA? CURUG OMAS NAMANYA.
Begitulah kira-kira respon gue saat ngeliat curug kembar tiga yang lumayan tinggi, deras, dan menyeramkan. iya, seram.
Sayangnya, kita cuma bisa ngeliat curug dari atas jembatan. sebenarnya emang lebih bagus gak ke bawah. daripada lo hanyut kebawa arus. dijamin gak bakal ada yang mau nolongin elo.
Bla, bla, bla perjalanan kali ini selesai. enggak terlalu menyenangkan, karena janji dari bokap untuk membelikan gue seekor kelinci berbulu putih dan bermata merah, benar-benar diabaikan. huh :'(.
Omong-omong, inilah petualangan terakhir gue di bandung.
Esoknya, gue pulang tanpa menjinjing buah tangan sedikitpun. terkecuali baju kotor.
Sooo.. that's my holiday! how about you? ☺
Tidak ada komentar:
Posting Komentar